Tag Archives: Ashoff Murtadha

Melayani adalah Jalan Orang Merdeka

menolong orang (kartun)

Kehidupan ini akan tegak dan berkembang selama di dalamnya ada orang-orang yang rela melakukan pengorbanan atau pengkhidmatan. Sebaliknya, jika sebuah masyarakat hanya diisi oleh orang-orang yang hanya ingin dilayani, tidak ada yang mau berkhidmat dan melayani sesama, maka kebaikan akan dicabut dari mereka dan diganti dengan keburukan dan kesulitan. Allah akan menurunkan rahmat bagi suatu kaum selama mereka saling mencintai dan melayani.

# 40 : Perhatikan Muridmu, Bukan Dirimu

Jika engkau mengajar, perhatikan muridmu, bukan dirimu. Fokusmu adalah bagaimana agar muridmu bisa memahami apa yang kausampaikan, bukan bagaimana agar engkau terkesan pintar di depan mereka. Engkau harus membuat mereka paham, sekalipun ekspresimu mungkin mengesankanmu seperti bodoh di depan orang-orang… Prestasimu adalah ketika mereka mengerti, bukan ketika engkau terlihat pintar…

# 31 : Memaafkan Itu Menyehatkan

Melupakan kesalahan orang yang tertuju kepada kita, akan menyehatkan pikiran. Pikiran yang sehat akan menjadi lebih produktif dan berenergi. Sedangkan pikiran yang sakit akan segera sehat dan menemukan kesegarannya kembali….

Sebaliknya, mengingat kesalahan orang apalagi mempermasalahkannya justru akan membuat hati yang sehat menjadi sakit, yang sakit semakin terluka. Dan hati yang terluka takkan memberikan pemiliknya kesempatan untuk bahagia.

# 61 : Jika Engkau Kuat, Penyakitmu Lemah.. Jika Engkau Lemah, Ia Kuat

Setiap orang pernah merasakan sakit… Bahkan sakit memang harus dialami oleh setiap yang hidup, agar hidup dengan semua karunia di dalamnya bisa lebih disyukuri….

Setiap orang pernah merasakan sakit… Tetapi berbeda cara orang menyikapi dan memperlakukannya… Ada orang yang melihat sakit sebagai sesuatu yang membuatnya sulit…. Ada juga orang yang memandang sakit secara sederhana, sehingga tidak membuatnya sengsara….

# 53 : Khadijah : Perawan Suci yang Dinikahi Nabi Saw

Benarkah Khadijah seorang janda saat dinikahi Nabi Saw?

Khadijah adalah sosok agung dan luar biasa… Ia adalah manusia yang sangat utama, perempuan visiober yang berhasil meraih ideal terbaik tentang perempuan, dan isteri visioner yang telah mempersembahkan seluruh perjuangan dan perngorbanan terbaiknya, untuk misi agung risalah Ilahi yang diperjuangkan oleh suami tercinta…

# 52 : Jika Benar Sedang Sulit, Perbesar Harapanmu…!

“Harapan adalah rahmat bagi umatku. Kalau bukan karena harapan, niscaya seorang ibu takkan mau menyusui anaknya, dan seorang penanam takkan mau menanam pohon…” (Nabi Saw.)

Kurang apa sulitnya seorang ibu menyusui, mengurus, memandikan, menyuapi, melindungi dan menyayangi anaknya? Kurang apa lelahnya tenaga yang telah ia salurkan? Kurang apa besarnya energi yang telah ia keluarkan? Kalaulah bukan karena harapannya yang indah yang muncul dari seorang bayi yang tengah disusuinya… Kalaulah bukan karena optimisme yang besar yang lahir dari sosok bayi mungil yang sama sekali tidak ia ketahui bagaimana hidupnya di kemudian hari….

# 62 : Jika Mereka Sangat Pede Berbuat Buruk, Mengapa Engkau Minder Berbuat Baik?

Ah… mengapa harus minder berbuat baik…? Mengapa harus minder merencanakan dan mengimpikan kebaikan masa depan…? Mengapa harus minder mengkontribusi kebaikan bagi diri dan orang-orang yang bisa dijangkau…? Mengapa harus minder dan terlalu banyak kecemasan saat hendak memulai sebuah kebaikan atau meneruskannya…?

Sungguh di depan kita banyak orang yang begitu percaya diri memamerkan keburukan, demikian cuek mencelakakan orang, tidak tahu malu berbuat buruk dan keji, tidak nampak sedikit pun kecemasan saat berlaku nista… Mereka bahkan masih bisa berjalan tegak penuh percaya diri, melemparkan senyum menggaet simpati, sambil mengatur bahasa tubuh agar pandangan positif publik bisa kembali…

# 48 : Kesulitanmu akan Membuatmu Hebat

Berbahagialah orang yang sedang ditimpa kesulitan hari ini. Sebab ia sedang diberi kesempatan untuk menjadi kuat esok hari. Beruntunglah orang yang tengah diberi beban saat ini. Karena ia tengah berproses menjadi diri yang lebih berotot tidak lama lagi…

Engkau tidak perlu merasa diri paling malang hanya karena engkau tengah ditimpa musibah… Engkau tidak perlu merasa diri paling faqir hanya karena rezekimu sedang terhambat… Engkau tidak perlu merasa diri paling menderita hanya karena melihat orang-orang di sekitarmu nampak sejahtera dan ceria…

close