# 27 : Menempuh Perjalanan Jauh, Bersiaplah…!

Hidup adalah perjalanan. Dan setiap perjalanan membutuhkan perbekalan, menutut persiapan.  Semakin jauh dan lama suatu perjalanan, semakin besar pula bekal yang harus disiapkan.

Ada perjalanan dekat dan sebentar. Ada perjalanan jauh dan lama, bahkan tanpa batas. Jika untuk menuju suatu tempat yang dekat dan telah dikenal baik saja kita mempersiapkan bekal yang serius, maka bagaimana mungkin hidup yang sangat jauh dan penuh misteri ini kita jalani begitu saja sambil lalu: tanpa rencana, tanpa visi, tanpa perbekalan, tanpa arah, dan tanpa tujuan?

Untuk menuju suatu tempat yang sudah sering kita kunjungi saja, yang sudah kita kenali medannya dengan baik, kita selalu berbekal, membawa persiapaan yang cukup. Lalu sudahkah kita bersiap penuh untuk menempuh perjalananan hidup kita yang tak terduga akhir ceritanya ini?

Untuk menyelenggarakan suatu kegiatan yang sesaat, kita kerahkan segenap kemampuan untuk merencanakan dan menyiapkannya dengan baik jauh sebelum acara itu diadakan. Lalu bagaimana dengan keseluruhan hidup yang lebih lama, lebih jauh, dan penuh misteri ini? Bahkan untuk hidup setelah kehidupan ini pun, yang jauh lebih mencemaskan tanpa kepastian….

Perencanaan dan persiapan adalah ciri kecerdasan dan kebijaksanaan. Makin cerdas dan bijak, maka makin berkualitas pula perencanaan dan persiapan seseorang.

Man `arafa bu`da al-safari ista`adda…

Barangsiapa mengetahui jauhnya perjalanan, maka ia bersiap-siap…

Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.