Menciptakan Pendidikan Terintegrasi

Membincang tentang kualitas, saya selalu ingat ungkapan dari seorang pakar kualitas asal Negeri Sakura, Jepang. Namanya Kaoro Ishikawa. Ucapannya saya dapatkan saat kuliah dulu, sekitar seperempat abad yang lalu. Sudah lama, tetapi karena bagus dan mudah dingat, ucapannya ini sulit terlupakan.

“Kualitas seseorang berawal dan berakhir pada pendidikan,” katanya.

Kunci meraih dan menciptakan kualitas dan keunggulan, baik secara personal maupun sosial bangsa, adalah pendidikan. Untuk menjadi pribadi yang unggul, seseorang harus menjalani pendidikan yang berkualitas. Untuk menjadi bangsa yang unggul, sebuah bangsa harus meniti pendidikan yang berkualitas. Awal sebuah kualitas adalah pendidikan yang berkualitas. Jelas, kualitas hanya bisa dimulai dari pendidikan yang berkualitas.

Sebaliknya, orang yang berkualitas akan memperhatikan kualitas pendidikan generasi sesudahnya. Bangsa yang berkualitas bagus pasti mempedulikan kualitas pendidikan bagi bangsanya, bagi generasi-generasi kuncup dan emas yang ada di negerinya.

Mereka akan terus berpikir keras agar bangsanya mendapatkan pendidikan yang makin bagus dan berkualitas. Kualitas yang unggul akan peduli pendidikan yang unggul. Karenanya akhir sebuah kualitas adalah pendidikan yang berkualitas pula.

Itulah sebabnya, kualitas itu berawal dan berakhir pada pendidikan. Pendidikan akan melahirkan kualitas. Dan kualitas akan mempedulikan pendidikan.

Jika ditarik dalam teori tentang kepimpinan yang berkualitas adalah pemimpin yang mempedulikan kualitas pendidikan rakyat yang dipimpinnya.

Dalam kaitan inilah maka dari 9 langkah untuk melanjutkan Purwakarta Istimewa itu, langkah pertama dan utama adalah meningkatkan kualitas pendidikan.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Purwakarta? Jawabannya terangkum dalam langkah berikut:

“Pelayanan pendidikan harus terintegrasi dari mulai SD, SMP dan SMA berbasis pengajaran Al Qur’an dan Kitab Kuning.”

Kata kuncinya ada tiga, yakni: (1) pendidikan terintegrasi, (2) berbasis Al-Quran, (3) berbasis Kitab Kuning

Mengapa pendidikan harus terintegrasi dari SD, SMP, hingga SMA? Mengapa juga pendidikan harus berbasis pengajaran Al-Quran dan Kitab Kuning?

Insya Allah akan kita jelaskan pada tulisan berikutnya.

Purwakartaku, Purwakartamu. Purwakarta kita semua…

Bandung, 24 September 2018

Bagea

Mahya Lengka

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.