Category Archives: Entrepreneur

Pentingnya Rezim Inovasi

otak lampu

Ini tentang persaingan. Persaingan saat ini bukan lagi terjadi antar lembaga, bukan lagi antar perusahaan, bahkan bukan pula antar negara. Melainkan antar Innovation Regimes, Rezim Inovasi. Berbagai negara boleh saja saling bersaing untuk merebut peluang-peluang mereka.

# 129 : Berniatlah Memandirikan Kehidupanmu..!

Engkau harus mempertanyakan kehormatanmu, bila engkau masih saja mengandalkan pemberian orang lain untuk menopang hidupmu… Kehormatan hidup bukan terletak pada gelimang kenikmatan yang mengelilingi seseorang, melainkan pada caranya mendapatkan… Bukan pada banyaknya nikmat yang dirasakan, melainkan pada nilai yang berhasil diciptakan…

# 114 : Perjuangkan Kebaikan Hidup dengan Gagah Berani

Kebaikan kualitas hidup harus kauperjuangkan dengan gagah berani… harus kauupayakan dengan percaya diri…!!!

Sikap minder hanya akan membuat hidupmu terus memburuk… Sehingga kebaikan yang kauharapkan, akan menjadi keburukan yang kaudapatkan…

Maka, jika mereka sangat pede berbuat buruk, mengapa engkau minder berbuat baik….?! Jika mereka sangat berani menghancurkan, mengapa engkau takut membangun…?! Jika mereka sangat gagah dan mantap menyebarkan kesulitan bagi orang, mengapa engkau loyo dan ragu memproduksi kemudahan bagi mereka…?!

# 15 : Siapakah Pewaris Bumi?

Bumi

Sungguh…. Bumi kita sangat luas, terbentang tak terhingga, kaya dan melimpah ruah, seolah tanpa batas. Banyak karunia yang telah Allah Swt. sebarkan di atas dan di dalamnya. Berapa pun jumlah makhluk yang ada di atas dan di dalamnya, sudah Allah jamin rizkinya. Tak satu pun makhluk yang Dia biarkan terlantar, hidup tanpa karunia.

Semua karunia telah Dia tebarkan dan tanam. Ditebarkan di atas permukaan bumi, dan ditanam di dalam perutnya. Semua yang hidup di muka bumi, atau di dalam perutnya, juga yang hidup di dalam samudera yang menggenanginya, telah Dia fasilitasi dengan berbagai anugerah yang tak terkira…

# 203 : Tiang-tiang Kekayaan

“…. Sekiranya kekayaan adalah bangunan, maka pondasinya adalah:
1. Mindset, alias pola pikir yang benar
2. Passion, alias gairah yang kuat
3. Value, alias manfaat yang besar
4. Model, alias teladan yang dekat

Dan tiang-tiangnya adalah:
1. Bisnis
2. Investasi
3. Properti
4. Emas
………………………” dikutip dari Ipho Right Santosa

Saya akan mencoba mengulas tentang tiang-tiang kekayaan di atas:

# 100 : “Genggamlah Kekayaan…”

Apakah engkau ingin MENJADI kaya…?

Jika engkau belum mencapai keinginan itu, sebaiknya mempertimbangkan lagi keinginan itu, apakah akan engkau perjuangkan atau tidak… atau mungkin sebaiknya engkau akan mengubahnya menjadi keinginan yang jauh lebih baik…

Namun jika sekarang engkau sudah mencapainya, dan saat ini tengah MENJADI orang kaya, maka sangat boleh jadi kekayaanmu kini sedang melilit diri dan kesadaranmu…

# 11 : Setiap Kesuksesan Memiliki Jalannya Sendiri

jalan sukses

Setiap kesuksesan memiliki jalannya sendiri. Dan jalan sukses setiap orang tidak selalu sama dengan yang lainnya. Selagi ia meniti jalan sukses yang tepat, dan ia terus berjalan di atasnya, tidak menyimpang, atau tidak berbalik arah, maka ia pasti akan sampai pada kesuksesan yang ia tuju.  Man saara `ala al-darbi washala… (barangsiapa berjalan di atas jalan, maka ia akan sampai)....

Yang membedakannya dari orang-orang lainnya adalah apakah ia akan sampai lebih cepat, atau lebih lambat.  Dan ini masalah tehnis yang harus diatasi…

# 102 : Mana Yang Kaupilih: Kepemilikan Legal, atau Kepemilikan Fungsional?

Seorang sahabat menceritakan:

Ada seorang kaya memiliki rumah besar. Tetapi ia tidak mendiami dan menikmatinya, karena itu bukan satu-satunya rumah yang ia miliki. Untuk perawatannya, ia menyuruh Mang Ocid untuk mengurusnya… Semua keperluan rumah, termasuk jika ada kerusakan, Mang Ocidlah yang diberi kewenangan untuk mengatasinya… Tentu saja, atas biaya si kaya tadi…

Orang kaya tersebut tetap harus memenuhi seluruh biaya dan risiko yang dituntut oleh rumah miliknya.. Padahal ia sendiri tidak bisa menikmatinya.. Ia memiliki tetapi tidak menikmati… Dalam catatan administratif, rumah itu adalah miliknya.. Tetapi fungsinya justru dinikmati orang lain…

close