Buruknya Komunikasi Anak dan Orang Tua

Bagi sebagian Anda, mungkin ini aneh dan mana mungkin terjadi. Namun bagi yang merasakannya, ini faktual dan benar2 dirasakan. Dan, kalau kita jeli, kasus ini tidak sedikit terjadi di sekitar kita.
Anak2 tidak diajak ngobrol oleh orang tuanya. Berkomunikasi, ditanya kabarnya, ditanya schoolingnya, bgm hubungan dg teman2nya, atau apa lah. Mgkn saat makan malam, atau sarapan, atau saat anak memasang tali sepatu mau berangkat sekolah, atau kapan lah…

Anak keluar masuk rumah spt tdk merasakan ada orangtuanya menjaga rumah dn mengurus dirinya.
Karena merasa tidak suka diajak ngobrol, komunikasi, si anak akhirnya merasa tdk perlu berkomunikasi dg orgtuanya. Dan ia tumbuh dg kemampuan social skill yg tdk baik.
Lebih aneh lg, trnyata ketiadaan komunikasi di rumah itu bukan sj antar orangtua dn anak, bahkan jg antar suami dn isterinya, antar anak dn saudara2nya. Keluarga Tanpa Komunikasi. No Communication Family.
Sy berteori, bahwa seseorang yg buruk komunikasinya dg anak2nya, buruk jg komunikasinya dg pasangannya (suami/isteri). Sebaliknya jg, org yg buruk komunikasi dg pasangannya, jg akan buruk komunikasi dg anak2nya.
Apakah itu melulu disebabkan krn masing2 org di rumah mempunyai kesibukan dg android masing2? Perangkat ini memang telah menyita banyak waktu dn energi kita semua. Tapi ketiadaaan komunikasi bukan semata2 krn perangkat itu. Yg terutama adalah keinginan membangun komunikasi dr sebuah keluarga itu sndiri. Dan si ayah yg harus memulai.
Ketiadaan komunikasi keluarga, bukan sj trjdi di dalam keluarga kaya dg rumah besar dn banyak kamar. Jk tdk ada keinginan, No-Communication Family tdk jarang terjadi juga pada keluarga sederhana, dg rumah kecil, kamar satu atau dua dn sejenisnya. Dan kasus yg mengawali tulisan ini berasal dr keluarga tipe kedua.
Anak-anak menjerit, orangtua tidak mencaritahu mengapa.
Anak-anak bersedih dan mengurung diri di kamar, orangtua tidak meneliti apa yg terjadi.
Anak-anak banyak mau bertanya, tapi orang tua tidak menyediakan diri sbg teman diskusi.
Anak-anak semakin dalam dalam kemenyendiriannya di rumah. Bahkan keterasingannya. Entah apa yg jd kesibukan para orang tua itu, sehingga bahkan tuk berkomunikasi pun tdk memiliki waktu….
Suatu saat mungkin orangtua pernah mengajak anaknya ngobrol. Tp apa yg anak dengar? Orang tuanya justru memarahinya…
Duh….!
Selasa, 13 okt 2015
Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.