Air Mata Tak Berkelamin

Air mata tak mengering kecuali karena hati yang keras. Dan hati tak mengeras kecuali karena dosa yang melimpah…

Menangis itu bukan perempuan…
Menangis tidak identik dengan kecengengan. Ia hanya membedakan kelembutan dari kekerasan hati.

Menangis itu manusiawi: sebuah fitrah yang dapat menghubungkan seseorang dengan Kekuatan Mahabesar.

Seseorang yang tidak bisa menangis, lelaki atau perempuan, berarti sedang kehilangan sebagian kemanusiaannya. Dan hilangnya sebagian kemanusiaan itu disebabkan karena menumpuknya dosa. Sehingga untuk menemukannya kembali, kurangi dosa –dan itu akan melembutkan hati….

Hati yang lembut akan mudah menangis. Menangis adalah ekspresi kehambaan seseorang, yang dengannya ia bisa mendekat kepada Tuhan.

Berbahagialah orang yang masih bisa menangis dalam hidupnya. Dan celakalah orang yang kehilangan fitrah kehambaannya di hadapan Tuhan. Karena ia sedang berkubang dalam pekatnya kegelapan…

Akan tetapi, untuk siapa dan karena apa menangis, itu akan menentukan nilai sebuah tangisan… Karena menangis bukan sekadar meneteskan air mata. Ia adalah ekspresi cinta dan ikatan hati….

Senin 16 Oktober 2016

Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.