Jika seorang anak kecil sakit, siapakah yang paling repot? Tentu saja orang tuanya: ibu dan ayahya… Tetapi dari keduanya, siapakah yang lebih repot: ibunya ataukah ayahnya?

Seorang ayah tentu harus paling bertanggung jawab terhadap anak-anaknya… Pilihan dan keputusan hidup yang diambil seorang ayah bahkan sangat menentukan masa depan anak-anaknya pula…

Akan tetapi, saat seorang anak sakit, apalagi masih balita, biasanya yang lebih repot, cape dan kehilangan banyak waktu istirahat dan tidurnya, adalah ibunya, bukan ayahnya… Si ayah mungkin ikut menggendong si anak, menimang, menenangkan, dan menungguinya tidur… Tetapi, diakui atau tidak, yang lebih banyak melakukan aktivitas mulia itu adalah si ibu…

Memang ada beberapa pembenaran mengapa si ayah tidak lebih repot mengurus anaknya, ketimbang si ibu… Misalnya karena si ayah harus bekerja mencari nafkah di luar, dan karena psikologi balita lebih dekat kepada si ibu… Sehingga lebih dekatnya si ibu kepada anak yang tengah sakit, justru akan mempercepat proses kesembuhannya…

Namun, mungkin juga karena si ayah seorang pemalas, mau enaknya sendiri, kurang peduli kepada anaknya yang sakit, dan sifat-sifat buruk lainnya… Dan inilah yang tidak bisa dibenarkan…

Maka, para suami, berterimakasihlah kepada isterimu yang telah menjaga, mengurus dan menyayangi anak-anakmu melebihimu… Engkau mungkin sekarang tengah lupa besarnya peran dan makna keberadaan isterimu di sisimu, bahkan di tengah-tengah keluarga kecilmu… Namun, akuilah bahwa kemudahan dan keringanan hidupmu itu sangat dibantu oleh kehadiran isterimu di sisimu…

Bersyukurlah…!!!

Bandung, 30 Desember 2010
Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.