# 139 : DIAM: Musuh Kesuksesan No. 1

Diam

Diam bukan emas. Justru diam adalah kekalahan… Diam adalah ketidakberdayaan… Allah tidak memerintahkan kita untuk diam, karena Dia pun selalu sibuk setiap saat… “Kulla yawmin huwa fi sya`nin… –setiap hari DIA berada dalam urusan besar..” Justru DIA memerintahkan kita untuk berbuat, berkarya, berbuat sesuatu, “I`maluu fasayarallahu amalakum wa rasuuluhu wa al-mu`minuun... –bekerjalah, DIA akan melihat amal kalian, juga Rasul-Nya dan umat beriman….”

Nabi Saw. juga bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia berkata yang baik, atau diam —man kaana yu`minu billaahi wa al-yawm al-aakhir falyaqul khayran aw liyashmut…” Artinya, perintah pertama adalah berbicara yang baik, memproduksi kalimat-kalimat kebaikan dan produktif. Jika yang pertama tidak bisa dilakukan, barulah kita diperintahkan untuk diam. Diam lebih baik daripada berbicara buruk… Tetapi berbicara baik jelas jauh lebih baik daripada diam. Karena berbicara baik adalah perintah yang pertama, yang diprioritaskan. Sedangkan diam, adalah perintah kedua, perintah sebagai alternatif ketika yang perintah pertama tidak bisa dilakukan…

Maka, berbicaralah, aktiflah, bergeraklah, berkreasilah…. Jangan diam… kecuali jika engkau tidak menemukan hal baik dalam pembicaraanmu… Diam bukan emas, kecuali jika engkau tidak bisa berbicara yang baik… Diam adalah pilihan terakhir, saat kebaikan dalam bertindak dan keaktifan tidak bisa dilakukan….! Maka… berbicaralah yang baik, jangan membisu… Berbuatlah… jangan diam…. Beraktivitaslah, jangan menganggur… Ciptakan sesuatu, jangan hanya membatu…!!!

Itulah pesan yang ingin disampaikan dalam buku DIAM: Musuh Kesuksesan No. 1, karya Ashoff Murtadha. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Quantum Success, Bandung, Maret 2011.

Buku ini bisa didapatkan di sini:

Harga: Rp 25.000 + plus ongkos kirim
Segera hubungi : 0821 17 3545 71 (call atau sms)

Bandung, 14 April 2011

One Response to # 139 : DIAM: Musuh Kesuksesan No. 1

  1. akimNo Gravatar says:

    “DIAM: MUSUH KESUKSESAN” Saya yakin Anda punya pendapat sendiri tentang arti dari kata “DIAM”, tapi Saya rasa arti “DIAM” menurut Anda masih terlalu sempit karena arti “DIAM” itu sendiri sangatlah luas.

    Saya kurang setuju jika Anda mengatakan “DIAM: MUSUH KESUKSESAN” karena artinya tidak jauh beda dari “BICARA:SESUATU YANG TIDAK BERGUNA”. Saya yakin Anda tidak setuju dengan perkataan Saya, kenapa? karena “BICARA” mempunyai arti yang sangat luas sekali, dan “BICARA” yang Saya maksud dalam perkataan itu tidak sama dengan “BICARA” menurut Anda sendiri.

    Saya juga yakin Anda tidak akan setuju dengan pendapat saya ini, karena ya itu tadi. kata “DIAM” mempunyai arti yang sangat luas sekali, dan “DIAM” yang menurut Anda, tidak sama dengan “DIAM” menurut Saya.

    #SEKEDARPENDAPAT

Leave a Reply

close