Sya`ban adalah bulan yang mulia, bulan yang dinisbatkan kepada Nabi Saw, “… Sya`ban adalah bulanku…”, kata beliau. Beliau berpuasa pada bulan ini, dan menyambungkan puasanya di bulan Ramadhan.

Ada tiga bulan yang dimuliakan, yakni Rajab, Sya`ban dan Ramadhan. Dan ketiganya datang berurutan. Nabi Saw. bersabda, “Ketahuilah… sesungguhnya Rajab adalah bulan Allah yang agung… Bulan-bulan lain tidak menyamainya dalam kemuliaan dan keutamaan. Berperang bersama orang-orang kafir di dalamnya adalah haram. Ketahuilah, Rajab adalah bulan Allah, Sya`ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku…”

Ada banyak hadits Nabi Saw. dan atau riwayat yang mengungkap tentang keutamaan bulan Sya`ban, berikut amalan-amalan yang sebaiknya dilakukan oleh seorang Muslim. Berikut ini sebagian di antaranya:

Rasulullah Saw. bersabda, “Sya`ban adalah bulanku. Barangsiapa berpuasa sehari di bulanku, wajib baginya surga.”

Beliau juga bersabda, “Sya`ban adalah bulanku. Karena itu, berpuasalah pada bulan ini karena kecintaan kepada Nabi kalian dan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Tuhan kalian…”

Ali bin Abi Thalib berkata, “Barangsiapa berpuasa di bulan Sya`ban karena kecintaan kepada Rasulullah Saw, dan taqarrub kepada Allah, maka Allah akan mencintainya, mendekatkannya kepada kemuliaan-Nya pada Hari Kiamat, dan mewajibkan baginya surga…”

Nabi Saw. bersabda, “Langit-langit berhias pada hari Kamis bulan Sya`ban. Lalu para malaikat berkata, ‘Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa orang yang berpuasa pada hari tersebut, dan kabulkanlah doanya…”

Nabi Saw. juga bersabda, “Barangsiapa berpuasa pada hari Senin dan Kamis di bulan Sya`ban, maka Allah akan memenuhi baginya 20 kebutuhan dunia dan 20 kebutuhan akhirat…”

Ibnu Thawus meriwayatkan sebuah hadits dari Nabi Saw. tentang pahala yang besar bagi orang yang berpuasa 3 hari di bulan ini, melakukan salat 2 rakaat pada malam-malamnya, dengan membaca pada setiap rakaatnya surat al-Hamdu (al-Fatihah) 1 kali dan surat al-Tauhid (al-Ikhlash) 11 kali.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Ridha disebutkan, “Barangsiapa berpuasa 3 hari di akhir bulan Sya`ban, dan menyambungkannya dengan puasa bulan Ramadhan, maka Allah akan mencatat baginya (pahala) puasa 2 bulan berturut-turut…”

Dan masih banyak lagi riwayat yang lainnya.

Lalu, apa sajakah amalan-amalan yang dianjurkan dilakukan oleh setiap Muslim di bulan Sya`ban…? Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Membaca istighfar. Istighfar adalah doa dan zikir terbaik di bulan Sya`ban. Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Barangsiapa beristighfar 70 kali setiap hari di bulan ini, maka ia seperti beristighfar kepada Allah sebanyak 70.000 kali di bulan-bulan yang lain…”
  2. Salat sunnat, minimal 2 rakaat pada malam-malam bulan Sya`ban. Pada setiap rakaat membaca surat al-Fatihan 1 kali, dan surat al-Ikhlash 11 kali.
  3. Berpuasa. Hadits-haditsnya sudah diungkapkan di atas.
  4. Menunaikan zakat.
  5. Melakukan amar ma`ruf (memerintahkan kebaikan).
  6. Melakukan nahi munkar (mencegah kemungkaran).
  7. Birrul walidayn, berbuat kebajikan kepada kedua orang tua.
  8. Berbuat baik kepada kerabat dan tetangga.
  9. Mendamaikan pihak yang berselisih .
  10. Sedekah. Banyak keutamaan sedekah atau infak, baik diungkap dalam Al-Quran maupun hadits-hadits Nabi Saw. Sedekah bahkan sangat penting bagi kebaikan dan keselamatan seseorang. Begitu pentingnya sedekah, sehingga sedekah itu harus dilakukan oleh setiap orang, meskipun dengan sebutir kurma, agar Allah mengharamkan diri kita dari neraka. Nabi Saw. bersabda, “Hendaknya seseorang dari kalian memelihara wajahnya dari apa neraka meskipun dengan sebutir kurma…” Sebutir kurma adalah ungkapan untuk menunjukkan nilai sesuatu yang kecil dan sederhana, mungkin juga remeh. Untuk di negeri kita, Indonesia, sesuatu yang kecil dan sederhana (juga remeh) itu tentu saja banyak, gorengan misalnya, atau yang lainnya.
  11. Memperbanyak shalawat atas Nabi Saw dan keluarga beliau… Shalawat adalah bacaan yang sangat utama, yang wajib dilakukan oleh setiap Mukmin kapan pun, karena Allah dan para malaikat-Nya pun selalu bershalawat atas beliau, dan DIA memerintahkan umat beriman untuk bershalawat atas beliau.

Lebih dari itu, pada bulan ini, ada sebuah malam yang diberkahi oleh Allah Swt. Malam itu disebut dengan Laylah Mubarakah, yakni malam Nishfu Sya`ban. Lebih jauh tentang Nishfu Sya`ban, baca di sini.

Demikianlah sekilas tentang keutamaan dan amalan-amalan yang bisa kita lakukan di bulan yang mulia ini, bulan Sya`ban… Dan segera datang kemudian, bulan yang juga mulia, Sayyid al-Syuhur, Penghulu Bulan, yakni bulan Ramadhan…

Semoga kita bisa meraih kebaikan di bulan kemarin (Rajab), bulan ini (Sya`ban), dan bulan esok (Ramadhan), dengan mengamalkan kebaikan-kebaikan dan amal shaleh di dalamnya.. Amien…

—Riwayat-riwayat di atas diterjemahkan dari buku Mafatih al-Jinan–

11 Sya`ban 1432 H / 13 Juli 2011

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.