Hidup itu kenikmatan, tetapi belum tentu keunggulan. Oh ya, memangnya apa perbedaan antara kenikmatan dari keunggulan…? Kenikmatan adalah sesuatu yang dianugerahkan, sedangkan keunggulan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan.

Lalu bagaimana dengan hidup…? Hidup adalah kenikmatan. Engkau tidak perlu berjuang untuk lahir, bahkan engkau tidak pernah menginginkan kelahiranmu sendiri. Engkau lahir bukan karena perjuanganmu. Engkau lahir karena Dia telah menganugerahkan nikmat kepadamu, kedua orang tuamu, keluarga dekatmu, dan orang-orang yang berbahagia menyambut kelahiranmu. Karenanya kehidupanmu adalah kenikmatan.

Tetapi engkau jangan terlena, karena bukan hanya dirimu yang menerima anugerah hidup. Engkau pasti mengetahui dan menyadari ini. Artinya engkau tidak perlu bangga Tuhan telah memberimu kelahiran dan kehidupan… Bahkan engkau jangan merasa dirimu ada, hanya mengandalkan keduanya… Sungguh kelahiran dan kehidupan adalah sesuatu yang biasa, bahkan binatang yang menjijikkan pun tengah menikmatinya… Semata-mata kelahiran dan kehidupanmu belum membuatmu berbeda dengan semua hewan yang kauanggap hina… Bagaimana mungkin engkau merasa berbeda, padahal engkau dan mereka sama-sama dilahirkan dan dihidupkan…?

Dan sungguh, engkau lahir dan hidup bukan tanpa sebuah tujuan. Bahkan tujuan penciptaanmu jauh lebih besar daripada kelahiran dan kehidupanmu… Dan sejauh capaianmu menemukan tujuan penciptaan itulah, yang membuat hidupmu bernilai… Kualitas hidup ditentukan oleh seberapa jauh seseorang bisa menghasilkan makna dari tujuan ia diciptakan… Dan makna itu harus diwujudkan.Tidak cukup hanya ditemukan dalam pikiran dan kesadaran, melainkan harus dibuktikan dengan mengkreasi kebaikan, bagi kehidupan…!

Pada saat engkau berhasil mewujudkannya, sebanyak dan sebernilai yang bisa kauperjuangkan, maka di situlah keunggulanmu menemukan bentuk… Pada saat itulah, kehidupanmu bukan hanya kenikmatan, melainkan keunggulan; engkau bukan hanya satu dari makhluk-makhluk Tuhan, melainkan satu dari hamba-hamba pilihan… Jika hatimu pun masih menyisakan rasa bangga, maka sekaranglah saatnya engkau baru pantas merasakannya… Namun sayangnya, seorang hamba pilihan takkan pernah merasa bangga dengan capaian yang telah diraih, karena hidupnya selalu disibukkan dengan perjuangan mencapai hal-hal lain yang belum ia raih… Dan justru karena itulah ia akan selalu menjadi orang unggul, yang membuat keunggulannya senantiasa baru dan meningkat…!

Maka… perjuangan meraih keunggulan hidup itu tidak pernah berhenti, kecuali saat kematian menghentikannya…! Tetap berjuang mengkreasi hidup unggul, sampai titik kehidupan berhenti di ujung…. Selamat berjuang…!

Salam ekselen…!
Bandung, 5 April 2011

Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.