Engkau harus mempertanyakan kehormatanmu, bila engkau masih saja mengandalkan pemberian orang lain untuk menopang hidupmu… Kehormatan hidup bukan terletak pada gelimang kenikmatan yang mengelilingi seseorang, melainkan pada caranya mendapatkan… Bukan pada banyaknya nikmat yang dirasakan, melainkan pada nilai yang berhasil diciptakan…

Tentu engkau tidak boleh menolak pemberian orang… Sebab, menerima pemberian adalah penghormatan bagi pemberinya… Menolaknya bisa menjadi penghinaan baginya… Tetapi engkau tidak boleh menjadikan pemberiannya sebagai andalan, yang membuatmu lupa menjadikanmu mengurus sendiri… Engkau tidak boleh keenakan apalagi ketagihan dalam kondisi yang akan terus membuatmu tak berharga… Jika sekarang engkau masih selalu diberi, maka bergegaslah¬† untuk mandiri…! Itu akan memudahkan kehidupanmu dan memuliakannya…

Dan engkau harus meniatkannya segera…! Sungguh, jika sesuatu diniatkan, maka akan dibukakan pintu peluang… Jika sesuatu ditekadkan, maka akan dibentangkan jalan…! Peluang takkan dibukakan kepada orang yang tidak benar-benar menghendakinya.. Jalan takkan dibentangkan kepada orang yang tidak benar-benar menginginkannya… Jalan dan peluang hanya diberikan kepada siapa yang menghendakinya… Jika pun keduanya disodorkan kepada yang tidak menginginkannya, maka keduanya takkan termanfaatkan… Peluang dan jalan hanya bisa dimanfaatkan oleh orang yang benar-benar menghendaki…

Maka… berniatlah memandirikan kehidupan… agar peluang benar-benar dibukakan… agar jalan benar-benar dibentangkan!

Salam ekselen…!

Bandung 11 Maret 2011

Ashoff Murtadha

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.