Apakah engkau ingin MENJADI kaya…?

Jika engkau belum mencapai keinginan itu, sebaiknya mempertimbangkan lagi keinginan itu, apakah akan engkau perjuangkan atau tidak… atau mungkin sebaiknya engkau akan mengubahnya menjadi keinginan yang jauh lebih baik…

Namun jika sekarang engkau sudah mencapainya, dan saat ini tengah MENJADI orang kaya, maka sangat boleh jadi kekayaanmu kini sedang melilit diri dan kesadaranmu…

Tubuhmu mungkin tengah senang menikmati sejumlah kemudahan hidup yang tidak bisa dinikmati oleh kebanyakan orang yang tidak kaya sepertimu… Tetapi jiwa dan hatimu sangat mungkin kini tengah dibelit dan ditawan oleh kekayaan yang akan menghempaskanmu dan orang-orang terdekatmu suatu saat…

Maka berusahalah segera untuk melepaskan diri dari lilitan yang menyesakkan itu… Dan coba pertimbangkan, mungkin sebaiknya engkau mengubah caramu memandang kekayaan…

Kekayaan itu jelas tidak buruk… bahkan sesungguhnya ia baik, karena Allah pun adalah Zat Yang Mahakaya…

Namun, caramu melihat dan memperlakukan kekayaan itulah yang bisa membuat kekayaanmu tidak memberimu manfaat selain keburukan dan kehancuran …

Maka…
Daripada “Aku ingin MENJADI orang kaya,” mungkin sebaiknya diganti menjadi, “Aku ingin MENGGENGGAM kekayaan….” Dan engkau harus berjuang untuk bisa menggenggamnya benar-benar…

Kekayaan cukup engkau genggam, dan tidak perlu kaujadikan ia bagian dari dirimu… Menggenggam kekayaan berarti menjadikannya alat bagi tujuan yang hendak kaucapai… sehingga kekayaan itu tidak pernah masuk dalam jiwamu, menjadi bagian dari dirimu, tidak menawan hati dan kesadaranmu… Engkau bisa menikmatinya, tapi tidak perlu kaujadikan ia bagian dari dirimu…

Menggenggam kekayaan bisa berarti suatu saat engkau membawanya ke tempat-tempat terdekatmu, atau berupa aset-aset yang tercatat sebagai kepemlikanmu… tetapi juga bisa berarti engkau bisa mengendalikan, mengatur dan menikmatinya, tanpa harus memilikinya … Sebagaimana engkau bisa mengendarai dan menikmati mobil mewah dan nyaman tanpa harus engkau membelinya…

Engkau bisa mengendalikan dan mengelola kekayaan di mana-mana yang bisa kaujangkau, tanpa engkau harus menjadikannya dalam status kepemilikan… Dan itulah kekayaan yang takkan membuat hatimu tertawan, dan kesadaranmu tertahan….

MENGGENGGAM kekayaan, berbeda dengan MENJADI kaya…!
Engkau tidak perlu menjadi kaya, karena yang kaya hanya DIA satu-satunya…
Tentang kekayaan… engkau hanya perlu menikmatinya…
Dan menikmati tidak harus mempunyai…!
Menguasai bukan berarti harus memiliki….!

Agar engkau bebas membebaskan…!!

Semoga…!!!

——
Info belajar bahasa arab online (chatting)
Arab Mudah Center – Bandung Indonesia
————-
Bandung 6 Januari 2011
Ashoff Murtadha.

News Reporter
Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.